Dalam diam yang berjarak..
Sore kita membeku..
Masih rasanya nestapa bergejolak dalam benak..
Terucap oleh mulut..
Terngiang ditelinga...
Terbawa oleh debu..
Aku semakin tersalah melayani godaan rindu yang ramah menyapa..
Tandatanyaku menggunung ketika membenarkan rupamu telah memesonaku..
Wahai yang menjanjikan senyuman..
Tetaplah menjadi benderang dalam gulitaku..
Seiring irama do'a dalam bathin yang selalu berkumandang..
Asa ini telah mengeping seutuh wujudnya..