Aku sedikit lupa cara membelai rupa..
Aku sedikit lupa cara menabur resah kala raga tak terjaga..
Aku sedikit lupa cara menatap mata..
Aku sedikit lupa cara menyebut dan berungkap rindu yg baik..
Aku sedikit lupa cara berjanji..
Aku sedikit lupa cara menunggu..
Aku sedikit lupa cara berdansa..
Aku sedikit lupa cara tersenyum yang benar..
Aku sedikit lupa cara menangisi..
Aku sedikit lupa cara menghamba bayang..
Aku sedikit lupa cara berbahagia..
Aku sedikit lupa cara mendekap dengan hangat..
Aku lupa cara merajuk agar dibujuk..
Aku lupa cara bermanja..
Aku lupa cara berbagi lara..
Bahkan aku sedikit lupa apa itu sebuah rasa..
Hentilah mengintimidasi bathin..
Hentilah mendedah luka...
Sesungguhnya letih itu masih amat sangat mengkristal,
Aku pun belum tahu kapan akan menggerusnya..
Sesungguhnya asa itu tlah lama mati suri,
Aku pun belum tahu kapan ia bangkit kembali..
Sesungguhnya jiwa itu tlah tak terbentuk lagi,
Aku pun tak tahu lagi cara memperbaiki..
Ahh.. aku benar sedang lelah...
Tapi aku tak terbisu kata, tak terbungkam makna..
Aku pun sedang mengusahakan pelita itu berkecamuk..
Aku pun berusaha untuk tak memaki dan mengutuk..
Aku pun tak ingin berkuyup ria di kubangan khilaf..
Aku pun berusaha tak terperosok di lembah salah..
Dan Aku pun sedang berusaha sekali menghadiahkanmu sekotak cantik nyali..
Aliri aku segayung rasa, agar bunga jiwaku tak lagi MATI..
Teramat ironis ternyata..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar